• heder
  • header2
  • header4
  • header1
  • header3
  • header5

Maskerku melindungi kamu, maskermu melindungi aku. Tetap waspada di masa pandemi.

Link PPDB Online 2021-SMK

Kontak Kami


SMK NEGERI 6 SUKOHARJO

NPSN : 20360954

Blimbing Gatak Sukoharjo 57557 Prov. Jawa Tengah


info@smkn6sukoharjo.sch.id

TLP : 02717894205


          

Photo Staf


Agenda

25 June 2021
M
S
S
R
K
J
S
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

TARHIB RAMADHAN 1442 H




Hari Senin tanggal 12 April 2021 yang lalu, SMK Negeri 6 Sukoharjo mengadakan pengajian Tarhib Ramadhan 1442 H di Masjid Baitul Makmur. Kegiatan yang dilaksanakan setelah sholat dzuhur ini dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan yang beragama Islam. Bapak Wijaya, S.Pd. selaku pembicara pada tarhib Ramadhan ini berpesan agar kita mengutamakan kehidupan akhirat dengan menggunakan potensi yang telah diberikan Allah yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati.


Adapun ringkasan materi Tarhib Ramadhan 1442 H adalah sebagai berikut.


Bahwa ketika ada undangan, termasuk undangan untuk tholabul 'ilmi, maka harus kita hadiri. Jika tidak bisa hadir, maka kita harus minta izin kepada pemimpin atau yang mengundang, dan mintakan ampunan pada Allah karena ketidakhadiran kita.


Perbandingan kehidupan dunia dengan akhirat.
Dari Al-Mustaurid bin Syaddad –semoga Allah meridhoinya- ia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :


وَاللهِّ مَا الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ يَرْجِعُ؟


“Demi Allah, tidaklah dunia dibandingkan akhirat kecuali seperti seseorang dari kalian mencelupkan jarinya ke laut, maka lihatlah apa yang tersisa di jarinya jika ia keluarkan dari laut?” (HR Muslim no 2868).



Mengutamakan kehidupan akhirat.
Al Qoshosh (28) : 77


وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا


“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi”.



Tiga Potensi Dasar Manusia.
Al Mulk (67) : 23


قُلْ هُوَ الَّذِيْٓ اَنْشَاَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ


Katakanlah, “Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur”.



Adzab Allah untuk orang yang lalai.
Al A’raaf (7) : 179


وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ


Allah SWT berfirman: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”


Mereka memiliki akal tetapi tidak dipergunakan untuk berfikir pada jalan yang benar, mereka memiliki mata tetapi tidak dipakai untuk melihat yang benar, mereka memiliki pendengaran juga tidak dipakai untuk mendengar kalimat-kalimat Allah yang seharusnya dapat menuntun hidup mereka. Akhirnya mereka tidak ada ubahnya seperti binatang bahkan lebih rendah daripada binatang.






Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas